[Chapter 2] Sial dan Cinta - Light Novel Ringan Bahasa Indonesia

Sial dan Cinta 
(Bahasa Indonesia)
(Ilustrasi Bukan Resmi Cuma Dapat Dari Koleksi aja dan Kebetulan Pas Juga)

Penulis : IanM
Ilustrasi : -
Genre : Comedy, Drama, Romance

Status Project : Ongoing

Chapter 2 :


Waktu Mengizinkan keduanya untuk sampai di sekolah secara bersamaan, tibanya di sekolah banyak siswa siswi lain yang memperhatikan mereka berdua…

“ Apakah mereka sepasang kekasih di awal sekolah… ah rasanya tidak mungkin lah inikan hari pertama sekolah masa uda jadian… apa mungkin mereka teman aja yah… mungkin mereka hanya tinggal bertetangga…. Atau mereka adik dan kaka tapi mereka kan masih siswa siswi baru di sekolah ini…. “

Banyak tanggapan yang mewarnai awal sekolah mereka berdua, namun Ichiya hanya melihat ke bawah sambil merasa bahwa tidak terjadi apa-apa lagi, sebaliknya untuk gadis tadi hanya terdiam sambil meresa begitu sedih..

“ Apa aku masih ingin tetap hidup..?  terlintas di pikiran yang tak menentu apa yang harus aku lakukan selanjutnya..”

Akhirnya waktu acara penerimaan siswa siswi baru telah selesai, semua siswa dan siswa memasuki seluru kelas yang telah di sediakan berdasarkan nomor urutan yang mereka dapatkan.  Ichiya berharap bisa duduk di paling belakang agar dia tidak terlalu di perhatikan oleh orang lain…

“ Semoga aku bisa dapat kursi paling belakang setidaknya di pojokan aja, jika berutung aku bisa duduk di dekat jendela sambil bisa tidur dengan tenang…”

Namun nasib sial yang di miliki Ichiya terus menghapirinya nomor kursi yang di miliki ternyata telah hilang dan dia bingung akan duduk dimana dan di melihat ada 2 kursi yang masih kosong kedua tempat tersebut sesuai dengan yang dia inginkan, tapi dia masih belum bisa duduk karena masih ada siswa yang belum duduk, akhirnya Ichiya malah berdiri di pojokan sendiri.

“ Lihat dia yang di pojokan itu ngapain… apa dia salah kelas… atau dia menuggu seseorang “
Beberapa menit kemudian seorang siswi masuk ke kelas Ichiya dan duduk di tempat yang paling di inginkan Ichiya. Seluruh kelas di buat terdiam ketika kehadiran dari gadis tersebut.

“ Bukan kan dia gadis yang tadi pagi itu.. wah akhirnya doaku terkabulkan… kuharap bisa akrab dengannya… “

Ichiya terkejut melihat gadis yang tadi pagi dia tabrak ternyata satu kelas dengannya…
“kenapa dia sekelas denganku, aduh bisa gawat jika dia masih membahas kejadian tadi pagi, ku harap dia cepat melupakan hal itu…”

Seorang guru masuk dan terkejut melihat siswa siswi tenang karna biasanya pasti ribut karna masih baru pertama kali bertemu satu sama lain..

“ Ah baiklah anak-anak pada kesempatan ini bapak yang akan menjadi wali kelas kalian, perkenalkan nama bapak Kizaki Nomi, perlu bapak ingatkan kalau bapak ini ganteng waktu muda dulu, sekarang uda gak ganteng lagi karna usia telah menutupi kegantengan saya., ahhahahaha.. “

Para siswa hanya terdiam melihat wali kelasnya yang begitu PD menyebut diringan ganteng, namun ganteng juga sih, tapi karena tingkap PD nya tinggi membuat siapa saja jadi Ilfil (tidak suka).
Kelaspun mendadak ramai kembali berkat Guru yang terlihat mudah untuk di ajak bercanda ini dan para siswa siswi pun mengalihkan padangan mereka ke gadis tadi.

Gadis tersebut tidak mengucapkan satu katapun ketika orang-orang di sekitarnya sedang membicarankannya. Dia hanya terdiam sambil menoleh kebawah.

“ Wahai diriku apa yang ku lakukan, mengapa kejadian tadi pagi terus teringat di pikirankan, namun tetap aku harus diam seakan-akan tidak terjadi apa-apa di pagi ini..”

Gadis itupun duduk bersampingan dengan Ichiya, sayangnya tempat duduk tersebut adalah tempat yang paling di inginkan Ichiya.

“Sialnya mengapa gadis ini duduk di sampingku, dan lagi dia malah duduk di tempat yang paling ku inginkan, apa kesialan terus terjadi di hidupku. “

Gadis tersebut mengarahkan perhatiannya ke Arah Ichiya karena dia merasa terus di lihat oleh seseorang dan betapa kagetnya dia kalau orang yang dia lihat adalah Laki-laki yang telah menyelamatkan hidupnya tadi pagi.

“ Ah…. Kamu bukankan yang tadi pagi itu…? Ternyata kita satu kalas, di jam Istirahat nanti ikutlah bersamaku ada hal penting yang ingin aku sampaikan padamu.. dan ini penting ku harap kau mau menemaniku…”

Suara yg keras membuat satu kelas mendadak diam dan langsung Heboh, mendengar kata-kata tersebut merupakan sesuatu yang peting akan segera tarjadi..

“ Wah ini bohongkan, bukan kan ini hari pertama sekolah, mengapa hal ini bisa terjadi begitu cepat, oh Dewa meraka kami harus melihat pasangan baru ini…”

Ichiya hanya terdiam dan tidak berkata apa-apa, dan tentu saja hal tersebut membuatnya takut, Apalagi ini adalah pertama kali nya ada gadis yang berbicara pada namun Ichiya hanya bisa terdiam. Dulu Ichiya ketika ada gadis yang berbicara padanya Ichiya langsung kabur atau membuat alasan agar dia tidak berbicara dengan gadis yang dia temui.

Ichiya adalah laki-laki ganteng yang takut dengan gadis, berbagai alasan telah dia pelajari dari mendiang Ibu nya, Ichiya ketika kecil selalu di beri tahu bahwa gadis itu berbahaya mereka dapat membuatmu tidak sadar uang mu akan cepat habis, waktu bermainmu akan di ambil olehnya dan juga mereka akan mengurungmu.

Kata-kata tersebut telah di tanamkan di pikiran Ichiya ketika dia masih kecil oleh Ibu nya, tentu saja hal ini membuat Ichiya tidak bisa melupakan hal tersebut, maka dari itu dari kecil Ichiya tidak memiliki teman gadis satu pun. Hasilnya Ichiya tidak begitu mengerti tentang seorang gadis itu seperti apa.

Jam Istirahatpun telah tiba, gadis tersebut menunggu saat-saat ini, tanpa pikir panjang dia langsung menarik tangan Ichiya dan mengajaknya ke suatu tempat. Dan tentu saja mereka berdua kebingungan akan pergi kemana, jadi gadis tersebut memutuskan untuk terus berlari tanpa memikirkan orang di sekitar mereka.

“ Waduh apa yang telah aku lakukan, kemana kami akan pergi, malah ini sekolah terlihat luas sekali lagi, pokoknya aku harus cari tempat agar kami berdua bisa berbicara “
Ichiya yang berbicara aja ketakutan dangan seorang gadis, mendadak kosong pikirannya ketika tangannya di tarik oleh seorang gadis yang tidak di kenal, seakan orang yg kehilangan kesadarannya untuk sementara waktu.

Akhirnya mereka menemukan sebuah tempat yang cocok untuk berbicara berdua saja, Gadis tersebut terlihat begitu gugup dan tidak sabar ingin menyampaikan apa yang dari tadi pagi dia pendam.

“Apakah dia tidak akan marah ketika aku mengatakan padanya, inikan baru pertama kalinya aku berbicara padanya, apakah dia akan membeciku jika aku mengatan ini padanya, Ayolah aku harus bisa sampaikan ini, jika tidak aku akan malu seumur hidupku. “

Ichiya tidak memberikan respon apapun selain terdiam dan terus terdiam….
Beberapa menit kemudia, akhirnya gadis tersebut berkata “…….
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Chapter 3 Akan Segera Menyusul yah… Maaf banyak Kesibukan Admin di Isekai Nyata jadi belum banyak waktu buat nulis lagi ni, dan untuk saat ini Admin belum menetapkan jadwal Rilis LN ini. Yang jelas LN ini akan terus berlanjut.

Klik Link Ini Untuk Baca Chapter 1

4 comments

  1. Min, ceritamu boleh aku buat komik gak. Soalnya seru nih ceritanya >_<

    ReplyDelete
    Replies
    1. silahkan chat ke FB gan, nanti saya kasih izinnya di sana aja

      Delete
  2. Akhirnya rilis juga.. gak sabar nunggu lanjutan nya

    ReplyDelete

Post a Comment