-->

Sial dan Cinta - Light Novel Ringan Bahasa Indonesia

Sial dan Cinta 
(Bahasa Indonesia)
(Ilustrasi Bukan Resmi Cuma Dapat Dari Koleksi aja dan Kebetulan Pas Juga)

Penulis : IanM
Ilustrasi : -
Genre : Comedy, Drama, Romance

Status Project : Ongoin

Sinopsis Light Novel:

Apakah.. seluruh waktu hidup aku harus merasakan kesialan setiap harinya, itu sangat mengguku, apa ini hasil dari perbuatanku atau ini sebuah kutukan untuk ku….. meskipun begitu aku tetap bias bersyukur bahwa aku masih bias untuk terus melanjutkan hidup ini. Terima kasih Tuhan…

Ichiya Hazaki adalah soerang siswa dari SMA Guren Tokyo yang baru saja memasuki awal masa sekolah pertamanya sebagai soerang siswa SMA. Ichiya tinggal berdua dengan seorang adiknya Julia Hazaki, alasan mereka hidup berdua karna 1 tahun yg lalu kedua orang tua mereka meninggal dalam sebuah kecelakaan pesawat. Berkat tabungan ke dua orangnya Ichiya dan Julia bisa hidup sementara di rumah mereka, yang sebelumnya kakek dan nenek mereka mengajak mereka untuk tinggal bersama, namun Ichaya menolak dan menutuskan untuk tetap tinggal dirumah mereka saat ini, karna disitulah banyak kenangan yang tersimpan bersama orang tua mereka. Ichiya bertekat kuat agar bisa tetap menjalani hidup dengan baik bersama dengan adiknya dan memutuskan untuk bisa bekerja dengan keras, namun entah apa yang membuat Ichiya selalu merasakan sesuatu yang di sebut dengan kesialan. 

Setiap hari dia harus merasakan berbagai jenis kesialan yang salalu menimpahnya, bahkan membuat sulit melakukan hal yang mudah sekaliapun, maka dari itu dia selalu berusaha keras agar terhindar dari kesialan, kesialan ini sudah menimpahnya ketika dia masih duduk di bangku SMP, dia bertemu dengan seseorang yang tak di kenal, lalu orang tersebut mengatakan kepada ichiya, apa kau ingin hidup bahagia..? dengan senyuman manis sambil menyapu rambutnya sendiri. Setelah hari itulah Ichiya mulai terkena berbagai kesialan mulai dari hal yang bisa sampai sesuatu yang sulit di jelaskan, namun kesialan tersebut justru membawa keberuntungan untuk orang di sekitarnya. Ichiya tidak menyadari hal ini, karna terlalu sering mengalami kesialan Ichiya sudah terbiasa dan tetap bersabar.

Prolog

Chapter 1 (Pertemuan)

Ichiya memulai paginya dengan semangat yang membara karena begitu senangnya dengan masa awal sekolah di bangku SMA, itulah yang dia harapkan sampai lupa kalau hari yang dia nantikan telah tiba, dengan terus mengigau di pagi hari, Julia berusaha keras membangunkan Ichiya “ kaka bangun, bukan kah hari ini kau harus berangkat ke sekolah “ Julia terus meneriakkan bangun..bangun..bangun, hingga akhirnya Julia membisikkan sebuah kata ke telinga Ichiya “ ada gadis yang mencarimu.. “ serentak Ichiya langsung terbangun dari tempat tidurnya, lalu menoleh ke Julia dan berkata di mana dia..? Julia memasang muka cemberut lalu menoleh ke arah lain, lalu berkata “ tidak ada cewe yang mau dengan mu kak “ Ichiya berkata “ kau benar juga “ dengan raut wajah dengan penuh kesedihan, Ichiya memiliki sifat pemalu ketika melihat cewe apa lagi sampai menyentuhnya serentak Ichiya merasa begitu ketakutan. 

Lupa dengan waktu, Julia tersadar tujuan membangun kan Ichiya adalah untuk menyuruhnya agar bisa berangkat ke sekolah, Ichiya begitu kaget ketika dia baru sadar kalau hari penting ini telah tiba, melihat waktu yang begitu sedikit membuat Ichiya harus buru-buru berangkat ke sekolah, hingga dia lupa memakan sarapan pagi yang telah di siapkan oleh Julia,.. 

Ahh tidak aku harus cepat-cepat ke sekolah ungkap Ichiya dalam hatinya, Julia melihat hari ini begitu dingin jadi dia sempat memberikan sebuah jaket berwarna biru ke Ichiya, Kaka ini sebuah jaket pakailah hari ini begitu dingin, dengan wajah senang melihat Ichiya yang akan memulai sekolah pertama nya di SMA, Terima kasih Julia kakak mu ini akan melakukan terbaik untuk kita berdua, hm berjuanglah kak. Ichiya mulai berangkat dengan jalan begitu terburu-buru ke sekolah, “ tidak ada waktu lagi, aku harus secepat mungkin kesekolah jika tidak, aku bisa terlambat dan mungkin akan mendapat julukan tukang terlambat, aduh aku tidak mau itu terjadi, di persimpangan jalan menuju sekolah Ichiya, terjadi sebuah pencopetan, si pencopet tadi kabur dengan sebuah tas yang berhasil dia curi dari seorang wanita yang terlihat kaya dengan pakaian yang begitu mencolok, karna kaget wanita tersebut berteriak “ tolong ada pencopet “, serentak orang-orang yang berada dekat dengan wanita tadi, langsung mengejar pencopet tadi. 

Ichiya yang kebetulan berlari menuju sekolahnya tadi, tak sengaja berlari bersama dengan pencopet tadi, sialnya pencopet tadi menggunakan warna jaket biru, warna yang sama dengan Ichiya gunakan, namun karna khayalan Ichiya tentang sekolah pertama nya, membuat tidak sadar bahwa dia dalam masalah besar, hingga akhirnya Ichiya mendengarkan keributan yang meneriakkan “ pencopet…!!! Kejar dia, itu yang pakai jaket berwarna biru..”, karna banyaknya orang membuat si pencopet tadi mengambil arah lain dan terpisah dengan Ichiya, orang-orang yang mengajar tadi mengira bahwa Ichiya adalah pelakunya karna melihat Ichiya menggunakan Jaket berwarna biru dengan terus berlari, akhirnya Ichiya menyadari bahwa dia dalam masalah besar dan tersadar bahwa dia selalu sial, “ lagi-lagi aku terkena kesialan yang entah datangnya dari mana “, orang-orang kembali meneriakkan Ichiya “ woi berhenti dasar pencopet “.. Ichiya tidak punya banyak waktu lagi, dia sangat terburu-buru dan tidak terlalu memperdulikan orang-orang tadi “ ayolah ini hari pertamaku sekolah, jangan buat jadi rumit seperti ini “ dan Ichiya berlari terus hingga pada akhirnya dia sampai dia sebuah persimpangan lagi. 

Terlihat Seorang gadis memakai seragam sekolah SMA Guren Tokyo, gadis tersebut berjalan di sebuah penyeberangan jalan di mana lampu merah masih terlihat jelas, hanya dia sendiri yang berjalan terus ke sisi jalan lainnya, orang-orang telah meneriaki nya namun gadis tersebut tidak mendengarkan karena dia sedang memakai sebuah headphone mendengarkan sebuah music “ woi dek, kembali lah ini masih lampu merah “… di jalur itu melintas sebuah truck besar yang tak sadar ada seorang gadis yang melewati lampu merah tadi. 

Ichiya yang kebetulan di kejar tadi melihat gadis tersebut dalam bahaya, tanpa berfikir panjang Ichiya langsung berlari ke arah gadis tadi, lalu mendorongnya begitu keras hingga ke sisi jalan, akhirnya mereka berdua selamat dari maut, beruntung orang-orang yg mengejar Ichiya tadi salah jalan. Ichiya mengalami luka ringan di bagian lengannya, lalu dia berkata ke gadis tadi “ apa sedang kau pikirkan, apakah kau sudah bosan untuk hidup..? lalu gadis tersebut bingung ingin berkata apa, dan dia tersadar bahwa dirinya tadi hampir mengalami sebuah kecelakaan, “ aku bingung harus berkata apa, tapi untuk saat ini terima kasih banyak “ gadis tersebut menunjukkan raut wajah sedih yang begitu mendalam, Ichiya merasakan bahwa gadis tersebut bukan sedih karna berhasil selamat dari mau, namun ada Sesuatu yang lebih membuat bersedih, hal inilah yang membuat gadis tadi melupakan bahwa dia sedang berjalan melewati lampu merah tadi. 

Gadis itu pun sadar bahwa Ichiya adalah seorang siswa dari sekolah yang sama dengannya, lalu mereka berdua saling mengajak untuk bersama-sama pergi ke sekolah, gadis tersebut merasa berhutang nyawa dengan Ichiya, mereka berdua pun berlari bersama menuju sekolah, dalam perjalanan mereka, Ichiya dan gadis tersebut sama sekali tidak mengatakan apapun, Ichiya terdiam dan terus berjari karna dia merasa gugup dan begitu ketakukan, sementara gadis tersebut terus berdiam, karna masih memikirkan masalah yang dia hadapi. Namun tubuh mereka masih terfokus untuk tetap berlari ke arah sekolah.

Chapter 1 Selesai…..

Nah gimana rasanya jika kalian yang sedang berlari malah di tuduh maling..? jika kalian berhenti kesempatan kalian selamat hanya 10% dan 90% bonyok, karna kalian gak ada waktu buat menjelaskan apa yang sedang terjadi, orang-orang yg mengajar jadi tidak memikirkan hal lain selain memukul karna emosi dan rasa lelah mereka akan terbayar jika orang yg mereka kejar bisa di dapat. Yup hal ini memang benar-benar terjadi yah, bukan hanya sekedar teori aja, jadi kemungkin kecil banget tu, kalau ada maling yg tertanggap lalu orang-orang tadi berkata seperti ini “ nah tertanggap kamu yah, sini ikut kita ke kantor polisi terdekat “. Yang ada pasti di bonyokin dulu baru di bawah ke kantor polisi. Tindakan yang di lakukan Ichiya tadi uda benar, hal yang perlu ku lakukan adalah berlari sekencang mungkin dan menghindari tudahan tadi.


4 comments

  1. Dikira maling cuman karna warna jaket yang sama...wkwkwkwk
    Comedy time nya pas banget....
    Ditunggu lanjutannya....

    ReplyDelete
  2. Wah bagus min ceritanya mantap

    ReplyDelete
  3. mantap ni admin nya punya LN sendiri, tinggal nunggu lanjutanya aja ni...

    ReplyDelete
  4. light novel tuh artinya novel ringan

    ReplyDelete

Post a Comment